Home » BERITA » Ujian Harga Diri Polda Sumut: Mampukah Menangkap Martin dan Ai, Tangan Kanan Bos Besar Aseng Kayu?

Ujian Harga Diri Polda Sumut: Mampukah Menangkap Martin dan Ai, Tangan Kanan Bos Besar Aseng Kayu?

Nuel 05 Mei 2026 60

Lubuk Pakam,GEMPUR24.com – Kebisuan Polresta Deli Serdang dalam menangani skandal mega-perjudian di Jalan Sudarsono, Desa Pagar Jati, kini menguak sebuah realitas yang mencengangkan: aparat penegak hukum diduga kuat telah bertekuk lutut di bawah bayang-bayang kekuasaan kartel judi. Publik kini melihat dengan mata telanjang betapa superiornya sindikat yang digawangi oleh Martin dan Ai, yang tak lain adalah perpanjangan tangan langsung dari bos besar mafia judi, Aseng Kayu (AK).

Ketiadaan tindakan kepolisian hingga detik ini bukan sekadar masalah administrasi atau lambannya birokrasi, melainkan cerminan supremasi sindikat Aseng Kayu di wilayah Deli Serdang. Mesin-mesin uang haram di “Las Vegas” Pagar Jati terus berputar tanpa ada satu pun aparat berseragam yang berani menginjakkan kaki ke lokasi.

Di balik kokohnya benteng perjudian Pagar Jati, nama Aseng Kayu disebut-sebut sebagai godfather atau pemodal utama yang mengendalikan aliran dana dan jaringan perlindungan tingkat tinggi. Kekuatan ini dieksekusi secara rapi di lapangan oleh dua tangan kanannya: Martin dan Ai.

Aseng Kayu (AK): Diduga kuat bertindak sebagai pemegang kendali utama yang mampu “mengunci” nyali aparat penegak hukum setempat, memberikan hak imunitas tak tertulis bagi lokasi haram tersebut.

Martin & Ai: Keduanya adalah operator inti di lapangan. Ai diduga berfokus pada jalannya roda perjudian sehari-hari di dalam lokasi, sementara Martin bertindak sebagai ujung tombak yang menangani urusan luar, termasuk mengoordinasikan “tim pengamanan” dan melakukan unjuk kekuatan (show of force) jika ada pihak yang berani mengusik.

Arogansi sindikat ini terekam jelas saat Martin secara sepihak melayangkan pesan-pesan intervensi kepada redaksi media ini. Keberanian Martin untuk mencoba menekan kerja-kerja jurnalistik membuktikan satu hal: sindikat ini merasa lebih besar dan memiliki kedudukan yang tidak bisa disentuh oleh institusi kepolisian di Deli Serdang.

Sikap Kapolresta Deli Serdang, Kombes Pol Hendria Lesmana, S.IK, M.Si., yang memilih “puasa bicara” dan mengabaikan konfirmasi jurnalistik menjadi cerminan nyata redupnya wibawa hukum. Ketika bandar sekelas Martin dan Ai bisa beroperasi secara terbuka, kelumpuhan Polresta Deli Serdang ini memicu spekulasi gelap di tengah masyarakat.

Tontonan pembiaran ini melahirkan krisis ketidakpercayaan publik. Jika polisi di tingkat resor tidak sanggup menyentuh sehelai rambut pun dari tangan kanan Aseng Kayu, kepada siapa lagi masyarakat Deli Serdang harus berharap keadilan ditegakkan?

“Sindikat Aseng Kayu melalui Martin dan Ai sedang mempertontonkan kepada publik bahwa penegakan hukum di Deli Serdang bisa diintervensi atau ditekan. Mereka bukan hanya menjalankan bisnis ilegal, tapi sedang menantang integritas seragam cokelat secara terang-terangan,” tegas salah satu pengamat hukum lokal yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Sikap apatis rupanya tidak hanya ditunjukkan di tingkat resor. Upaya Redaksi untuk mengedepankan asas keberimbangan berita (cover both sides) secara profesional nyatanya hanya bertepuk sebelah tangan. Hingga berita ini diterbitkan, konfirmasi resmi yang dilayangkan melalui pesan WhatsApp kepada Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Hendria Lesmana, S.IK, M.Si., Dirreskrimum Polda Sumut Kombes Pol. Ricko Taruna Mauruh, S.E., M.M., hingga Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumut Kompol Jama Kita Purba, dibiarkan menggantung tanpa balasan.

Kebungkaman kolektif dari para petinggi kepolisian ini semakin mempertebal tanda tanya di tengah publik: Ada apa di balik diamnya aparat penegak hukum di Sumatera Utara saat dihadapkan dengan hegemoni Aseng Kayu cs?

Melihat aparat yang terkesan tak berdaya dan kehilangan ketegasannya dalam menghadapi hegemoni Aseng Kayu cs, penyelesaian kasus ini kini menjadi ujian harga diri bagi institusi Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut). Pembiaran yang berlarut-larut perlahan mulai mempertaruhkan kredibilitas kepolisian di mata masyarakat luas.

Publik secara tegas mendesak Kapolda Sumut, Irjen Pol. Whisnu Hermawan F, untuk berhenti mengandalkan aparat kewilayahan yang sudah pasif. Intervensi langsung dari aparat di tingkat daerah adalah langkah yang sangat dinantikan.

Tuntutan publik sangat jelas:

Tangkap Aktor Utama: Jangan hanya menindak pemain kecil atau penjaga pintu. Kapolda Sumut harus menginstruksikan penangkapan langsung terhadap Martin, Ai, dan menyeret Aseng Kayu dari balik layar.

Bongkar Jaringan Perlindungan (Beking): Usut tuntas siapa oknum penegak hukum yang selama ini menjadi tameng bagi sindikat Aseng Kayu sehingga kepolisian terkesan tidak berani bertindak.

Selama “Las Vegas” Pagar Jati masih beroperasi dan genggaman kekuasaan Aseng Kayu bersama Martin dan Ai tidak dipotong, maka hukum di Deli Serdang secara de facto seakan telah digadaikan kepada mafia judi. Publik menanti gebrakan Kapolda Sumut untuk meruntuhkan kesombongan sindikat ini hingga ke akar-akarnya.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Satreskrim Polres Batu Bara Amankan Pelaku Persetubuhan Terhadap Anak di Talawi

Nuel

19 Jul 2026

BATU BARA || Satreskrim Polres Batu Bara mengamankan seorang pria yang diduga terlibat dalam tindak pidana persetubuhan terhadap anak, berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/B/247/VII/2026/SPKT/Polres Batu Bara/Polda Sumut tanggal 16 Juli 2026. Terduga pelaku berinisial M.A. (44), warga Kecamatan Talawi, diamankan pada Kamis (16/7/2026) sekitar pukul 18.00 WIB setelah diserahkan oleh perangkat desa bersama warga kepada …

Kapolres Batu Bara Akan Dijabat AKBP Donny Satria Wicaksono Gantikan AKBP Doly Nelson Nainggolan 2026

Nuel

19 Jul 2026

BATU BARA || Berdasarkan telegram yang diterima wartawan, jabatan Kapolres Batu Bara dalam waktu dekat akan diserahterimakan dari AKBP Doly Nelson HH Nainggolan kepada AKBP Donny Satria Wicaksono.‎‎Saat ini AKBP Donny Satria Wicaksono kelahiran tahun 1984 tersebut menjabat sebagai Kasubdit 1 Indag Ditreskrimsus Polda Banten.‎‎Selanjutnya, AKBP Doly Nelson HH Nainggolan akan menempati jabatan baru di …

Perkuat Sinergritas Kapolres Binjai BARU AKBP R.BIMO Gelar Kunjungan Silahturahmi Ke Kejaksaan Negri Binjaj

Nuel

16 Jul 2026

Binjai- Memulai masa tugasnya di wilayah hukum Polres Binjai Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda SH.,SIK.,MH melakukan kunjungan silaturahmi ke Kantor Kejaksaan Negeri Binjai pada hari ini Selasa, 14 Juli 2026 pukul 16.30 wib dijalan T. Amir Hamzah Kecamatan Binjai Utara. Kedatangan Kapolres Binjai yang didampingi oleh PJU (Pejabat Utama) Polres Binjai ini disambut langsung …

Polsek Binjai Bersama Tokoh Agama dan Masyarakat Grebek Sarang Narkoba di Tandem Hilir

Nuel

16 Jul 2026

Binjai – Sebagai bentuk komitmen dalam memberantas peredaran narkoba, Polsek Binjai Polres Binjai melaksanakan Grebek Sarang Narkoba (GSN) di Dusun V, Desa Tandem Hilir I, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, pada Senin (14/7/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Penggerebekan dipimpin langsung oleh Kapolsek Binjai, AKP Siti Aisyah, M.Pd., setelah menerima laporan masyarakat mengenai adanya aktivitas …

FORKOPIMDA BINJAI HADIRI PISAH SAMBUT KAPOLRES BINJAI YANG DILAKSANAKAN PEMKO BINJAI

Nuel

16 Jul 2026

Binjai – Mutasi Jabatan dilingkungan Polri merupakan hal yang biasa dilaksanakan begitu juga dengan jabatan Kapolres Binjai yang telah berganti kepemimpinan yang mana malam ini dilaksanakan pisah sambut di Pendopo Umar Baki Jalan Veteran Kelurahan Tangsi Kecamatan Binjai Kota pada senin 13/07/26 pukul 19.30 wib Acara serah terima jabatan Kapolres Binjai yang telah dilaksanakan di …

Kapolres Binjai Yang Baru AKBP R.BIMO Moernanda S.H Disambut Tarian Melayu Dan Tradisi Kepolisia

Nuel

16 Jul 2026

BINJAI || Rangkaian acara Pisah Sambut Kapolres Binjai, dari pejabat lama AKBP Mirzal Maulana, S.I.K., S.H., M.M., M.H., kepada pejabat baru AKBP R. Bimo Moernanda, S.H., S.I.K., M.H., langsung disambut dengan tarian Melayu sekapur sirih serta Tradisi Kepolisian di mako polres Binjai, jalan sultan hasanuddin No.1 Binjai, Selasa (14/7/2026) Acara Penyambutan, Kapolres Binjai yang baru …

x
x