Home » BERITA » Gudang misterius diduga sarang mafia barang ilegal di Veteran Helvetia, warga geram dan desak aparat bongkar isi di dalamnya

Gudang misterius diduga sarang mafia barang ilegal di Veteran Helvetia, warga geram dan desak aparat bongkar isi di dalamnya

Nuel 07 Mei 2026 113

Deli Serdang,GEMPUR24.com — Aroma praktik ilegal kembali mencuat dari sebuah gudang misterius di Jalan Veteran, Helvetia Pasar IX, Desa Manunggal, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Selasa (05/05/2026), yang kini diduga kuat menjadi sarang aktivitas penyimpanan barang terlarang.

Bangunan gudang yang menjulang setinggi sekitar 3,5 meter dengan luas mencapai 60 meter dan panjang ke belakang kurang lebih 30 meter itu terlihat semakin mencolok setelah dilakukan renovasi besar-besaran. Ironisnya, aktivitas di dalamnya justru tertutup rapat dari pantauan publik, memicu kecurigaan serius dari warga sekitar.

Hasil penelusuran awak media bersama tim aliansi mengungkap dugaan lama yang belum tuntas. Gudang tersebut sebelumnya disebut-sebut pernah digunakan sebagai lokasi usaha minyak oplosan ilegal tanpa mengantongi izin resmi atau SIOP (Surat Izin Operasional). Kini, setelah diperluas, aktivitasnya justru semakin misterius.

“Dulu sudah jadi perbincangan, katanya tempat minyak oplosan ilegal. Sekarang malah diperbesar, tapi makin tertutup. Kami jadi curiga ada yang disembunyikan,” ujar seorang warga dengan nada resah.

Ketegangan memuncak saat tim investigasi dari LSM bersama aliansi media mencoba melakukan klarifikasi langsung ke lokasi.

Bukannya mendapat jawaban transparan, mereka justru dihadang sikap tertutup dari penjaga gudang yang enggan membuka pintu.

Dari balik pintu tertutup, penjaga hanya melontarkan jawaban singkat yang dinilai tidak masuk akal. “Gudang ini mau memelihara anjing,” ucapnya, tanpa penjelasan lebih lanjut.

Jawaban tersebut justru memperkuat dugaan adanya sesuatu yang disembunyikan. Apalagi, akses yang tertutup rapat dan minimnya aktivitas terbuka menjadi indikasi kuat adanya praktik yang patut dicurigai.

Tim LSM dan aliansi media mengaku kecewa dengan sikap tidak kooperatif pihak pengelola. Mereka menilai, transparansi seharusnya dikedepankan jika tidak ada aktivitas yang melanggar hukum.

“Kami melihat ada indikasi kuat praktik ilegal. Jika benar, ini bukan hanya pelanggaran hukum, tapi juga ancaman bagi masyarakat,” tegas perwakilan tim investigasi.

Kondisi ini memicu kemarahan warga yang mulai kehilangan rasa aman. Mereka khawatir gudang tersebut menjadi tempat penyimpanan barang berbahaya atau terlarang yang berpotensi merugikan lingkungan sekitar.

Desakan pun menguat. Masyarakat bersama tim aliansi meminta aparat terkait, mulai dari Kepala Desa, Camat hingga pihak kepolisian sektor setempat dan unsur Kamtibmas, untuk segera turun tangan melakukan penggerebekan dan pemeriksaan menyeluruh.

Jika dugaan ini benar, warga menilai aparat tidak boleh tinggal diam. Penindakan tegas harus segera dilakukan untuk membongkar praktik yang diduga telah lama berlangsung secara sembunyi-sembunyi.

Kini, publik menunggu langkah konkret aparat penegak hukum. Apakah gudang tersebut benar-benar hanya tempat “memelihara anjing”, atau justru menjadi kedok aktivitas ilegal berskala besar? Waktu dan tindakan aparat akan menjadi jawabannya.

(Tim)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
“Kapolresta Deli Serdang terus pantau situasi Bandara Kualanamu Pasca Pembatalan Penerbangan, Situasi Tetap Aman Dan Kondusi

Nuel

09 Sep 2026

Deliserdang,Gempur24.com || Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol. Hendria Lesmana, S.I.K., M.Si., rutin melakukan pemantauan langsung situasi di Bandara Internasional Kualanamu, Kabupaten Deli Serdang, pasca pembatalan sejumlah penerbangan akibat dampak erupsi Gunung Anak Krakatau, Rabu (09/09/2026). Meskipun saat ini situasi Penerbangan sudah normal, peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi keamanan dan ketertiban di kawasan Bandara Internasional …

Parkir Sembarangan di Jalan Sei Batang Hari Picu Kemacetan, Kasatlantas Polrestabes Medan Janji Tindak Lanjuti

Nuel

06 Sep 2026

MEDAN || Gempur24.com – Parkir sembarangan yang diduga menggunakan badan jalan di Jalan Sei Batang Hari, Kota Medan, kembali menjadi sorotan. Aktivitas kendaraan yang parkir di badan jalan, terutama di sekitar kawasan rumah sakit, dinilai mengganggu kelancaran arus lalu lintas dan menjadi salah satu pemicu kemacetan. Menanggapi persoalan tersebut, Kasatlantas Polrestabes Medan AKBP SL Widodo …

El Barino Shah Sosialisasikan Perda Persampahan, Ajak Warga Peduli Kebersihan Kota Medan

Nuel

05 Sep 2026

MEDAN,GEMPUR24.com || Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Medan, El Barino Shah, SH, MH, menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) Kota Medan Nomor 7 Tahun 2024 tentang Perubahan atas Peraturan Daerah (Perda) Kota Medan Nomor 6 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Persampahan, di Jalan Seksama Gang Iklas, Sabtu 5/9/2026 Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi legislator Partai Golkar …

Polres Sergai Tangkap Dua Pencuri Meteran Air, Dua Orang Masih Diburu

Nuel

04 Sep 2026

SERDANG BEDAGAI — Polres Serdang Bedagai melalui Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Satuan Reserse Kriminal berhasil mengungkap kasus pencurian puluhan unit meteran air milik Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai. Dua pelaku langsung diamankan, sementara dua rekan lainnya masih dalam pengejaran. Berdasarkan keterangan yang diterima, peristiwa pencurian terjadi di dua …

Kepala SMP PGRI 4 Medan Riang Sihite sambutan Dalam acara wisuda program S1 Institut Teknologi Bandung

Nuel

01 Sep 2026

Genpur 24.com | MEDAN – Kepala Sekolah SMP PGRI 4 Medan, Riang Sihite, mendapat kesempatan istimewa untuk memberikan sambutan dalam acara wisuda program S1 Institut Teknologi Bandung atau ITB.Langganan Berita Digital Riang Sihite hadir sebagai perwakilan orang tua mahasiswa dari jurusan Pertambangan dan Kelautan. Di hadapan para wisudawan, keluarga, pimpinan kampus dan sivitas akademika, ia …

Seorang Pria Diamankan Saat GSN di Gang Jati, Mengaku Dibayar Rp20 Ribu per Hari

Nuel

28 Agu 2026

MEDAN AREA || Terungkap, pria yang diamankan Polsek Medan Area saat GSN di Gang Jati, Jalan Denai, bernama Amri. Ia mengaku ditugaskan seseorang di lokasi tersebut untuk menerima uang dari para pengguna narkoba. Mirisnya, setiap hari ia diberi upah Rp20 ribu. Kepada Wartawan,Amri mengatakan bahwa ia baru saja melangsungkan pernikahan. Namun, apes, ia ditangkap petugas …

x
x