Home » BERITA » Diduga Cemari Lingkungan, PW HIMMAH Sumut Minta Operasional Pabrik Kecap Angsa Ditutup Sementara

Diduga Cemari Lingkungan, PW HIMMAH Sumut Minta Operasional Pabrik Kecap Angsa Ditutup Sementara

Nuel 06 Jun 2026 77

MEDAN — Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia pada 5 Juni 2026, Pimpinan Wilayah Himpunan Mahasiswa Al Washliyah Sumatera Utara (PW HIMMAH Sumut) meminta Pemerintah Kota (Pemko) Medan melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk menindak tegas dugaan pencemaran lingkungan oleh PT Kilang Kecap Angsa yang berlokasi di Jalan Bono, Lingkungan 9, Kelurahan Glugur Darat I, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan.

Persoalan ini mencuat setelah warga sekitar mengeluhkan dampak limbah udara dan cairan dari aktivitas pabrik yang sudah berlangsung lama. Sebelumnya, Komisi 4 DPRD Kota Medan telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi. Dalam sidak tersebut, tim menemukan aroma menyengat tidak sedap serta mendapati izin pengelolaan limbah pabrik kecap tersebut belum lengkap.

Wakil Ketua PW HIMMAH Sumut Bidang Politik, Kajian Strategis, dan Kebijakan Publik, Abd Halim, mendesak ketegasan Wali Kota Medan, Rico Waas dengan meminta kepada yang bersangkutan untuk segera memerintahkan Kepala DLH Kota Medan, Melvi Marlabayana, beserta pihak terkait untuk turun kembali ke lapangan dan menutup sementara operasional PT Kilang Kecap Angsa.

Menurutnya, lingkungan hidup yang baik adalah fondasi peradaban yang sehat demi kelangsungan hidup masyarakat. Hal ini sejalan dengan penegasan Ketua PW HIMMAH Sumut, Imransyah Pasai, bahwa HIMMAH harus memposisikan diri sebagai mitra kritis sekaligus mitra strategis pemerintah.

Selain masalah lingkungan, Halim juga menyoroti isu miring yang beredar di masyarakat dan menyayangkan munculnya dugaan aliran “uang pelicin” dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Komisi 4 DPRD Medan yang sempat memanas beberapa waktu lalu yang dinilai telah mencoreng nama baik lembaga perwakilan rakyat tersebut.

Ia juga mengendus adanya indikasi kelalaian dari pihak DLH Kota Medan. Berdasarkan informasi yang dihimpun dari berbagai media, perwakilan DLH sempat menyatakan telah melayangkan surat sejak tahun 2023 agar pihak pabrik mengubah dokumen demi menyesuaikan dengan aturan baru. Namun, realisasi dari surat tersebut dipertanyakan.

“Hal tersebut menjadi pertanyaan besar bagi kami. Apakah DLH Kota Medan tidak berkomitmen dalam penegakan aturan dan tidak peduli dengan kelangsungan hidup masyarakat? Kami mempertanyakan apa tindak lanjut dari surat yang dikirim sejak tahun 2023 silam,” ujar Halim di Medan, Sabtu (06/06).

Ia juga menyoroti pernyataan perwakilan pabrik dalam video yang beredar di media sosial pasca-RDP. Secara kajian akademis, pernyataan tersebut diduga mengindikasikan bahwa pihak perusahaan baru mau memenuhi kewajiban aturan baru setelah kasus ini mencuat ke permukaan.

PW HIMMAH Sumut berkomitmen menjadikan momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia ini sebagai titik awal untuk mengawal kasus tersebut hingga tuntas. “Pemko Medan melalui DLH harus berani menindak tegas, dan Komisi 4 DPRD Medan harus mengeluarkan rekomendasi yang objektif sesuai harapan masyarakat, terutama mengusut tuntas dugaan uang pelicin tersebut,” tegas Halim.

Sebagai langkah konkret, dalam waktu dekat PW HIMMAH Sumut berencana menyurati Gubernur Sumut, DLH Provinsi Sumut, hingga Kementerian Lingkungan Hidup. Tidak hanya itu, mereka juga bersiap menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Wali Kota Medan, DLH Kota Medan dan DPRD Kota Medan guna memastikan kasus ini diselesaikan secara terbuka dan transparan.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
“Kapolresta Deli Serdang terus pantau situasi Bandara Kualanamu Pasca Pembatalan Penerbangan, Situasi Tetap Aman Dan Kondusi

Nuel

09 Sep 2026

Deliserdang,Gempur24.com || Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol. Hendria Lesmana, S.I.K., M.Si., rutin melakukan pemantauan langsung situasi di Bandara Internasional Kualanamu, Kabupaten Deli Serdang, pasca pembatalan sejumlah penerbangan akibat dampak erupsi Gunung Anak Krakatau, Rabu (09/09/2026). Meskipun saat ini situasi Penerbangan sudah normal, peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi keamanan dan ketertiban di kawasan Bandara Internasional …

Parkir Sembarangan di Jalan Sei Batang Hari Picu Kemacetan, Kasatlantas Polrestabes Medan Janji Tindak Lanjuti

Nuel

06 Sep 2026

MEDAN || Gempur24.com – Parkir sembarangan yang diduga menggunakan badan jalan di Jalan Sei Batang Hari, Kota Medan, kembali menjadi sorotan. Aktivitas kendaraan yang parkir di badan jalan, terutama di sekitar kawasan rumah sakit, dinilai mengganggu kelancaran arus lalu lintas dan menjadi salah satu pemicu kemacetan. Menanggapi persoalan tersebut, Kasatlantas Polrestabes Medan AKBP SL Widodo …

El Barino Shah Sosialisasikan Perda Persampahan, Ajak Warga Peduli Kebersihan Kota Medan

Nuel

05 Sep 2026

MEDAN,GEMPUR24.com || Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Medan, El Barino Shah, SH, MH, menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) Kota Medan Nomor 7 Tahun 2024 tentang Perubahan atas Peraturan Daerah (Perda) Kota Medan Nomor 6 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Persampahan, di Jalan Seksama Gang Iklas, Sabtu 5/9/2026 Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi legislator Partai Golkar …

Polres Sergai Tangkap Dua Pencuri Meteran Air, Dua Orang Masih Diburu

Nuel

04 Sep 2026

SERDANG BEDAGAI — Polres Serdang Bedagai melalui Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Satuan Reserse Kriminal berhasil mengungkap kasus pencurian puluhan unit meteran air milik Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai. Dua pelaku langsung diamankan, sementara dua rekan lainnya masih dalam pengejaran. Berdasarkan keterangan yang diterima, peristiwa pencurian terjadi di dua …

Kepala SMP PGRI 4 Medan Riang Sihite sambutan Dalam acara wisuda program S1 Institut Teknologi Bandung

Nuel

01 Sep 2026

Genpur 24.com | MEDAN – Kepala Sekolah SMP PGRI 4 Medan, Riang Sihite, mendapat kesempatan istimewa untuk memberikan sambutan dalam acara wisuda program S1 Institut Teknologi Bandung atau ITB.Langganan Berita Digital Riang Sihite hadir sebagai perwakilan orang tua mahasiswa dari jurusan Pertambangan dan Kelautan. Di hadapan para wisudawan, keluarga, pimpinan kampus dan sivitas akademika, ia …

Seorang Pria Diamankan Saat GSN di Gang Jati, Mengaku Dibayar Rp20 Ribu per Hari

Nuel

28 Agu 2026

MEDAN AREA || Terungkap, pria yang diamankan Polsek Medan Area saat GSN di Gang Jati, Jalan Denai, bernama Amri. Ia mengaku ditugaskan seseorang di lokasi tersebut untuk menerima uang dari para pengguna narkoba. Mirisnya, setiap hari ia diberi upah Rp20 ribu. Kepada Wartawan,Amri mengatakan bahwa ia baru saja melangsungkan pernikahan. Namun, apes, ia ditangkap petugas …

x
x