Home » Uncategorized » Pedagang Jadi Korban”Revitalisasi Pasar Petisah Jadi Pusat Perhatian

Pedagang Jadi Korban”Revitalisasi Pasar Petisah Jadi Pusat Perhatian

Penulis Jurnalis 12 Okt 2026 30

Gempur24, MEDAN – Rencana revitalisasi Pasar Petisah lantai 2 menjadi pusat UMKM dengan nama Blok Petisah Medan menuai polemik. Proyek tersebut diduga belum sesuai prosedur dan merugikan pedagang lama.

Sorotan keras datang dari Adi Lubis, Pengurus Aliansi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSINDO) Sumut.

Menurut Adi, ia mendapat laporan dari keluarganya yang sudah puluhan tahun berdagang pakaian di kios strategis pintu masuk lantai 2. Tanpa sosialisasi matang, kios tersebut akan direvitalisasi dan pedagang diminta pindah ke lokasi belakang.

Kios Pengganti Tak Layak

“Saya langsung cek ke lokasi. Kios pengganti yang ditawarkan tidak layak. Kakak saya jual pakaian di pintu masuk, tempat sangat strategis dan taat bayar retribusi serta hak pakai. Tapi mau dipindahkan ke belakang, di depan penjual makanan. Ini tidak adil,” tegas Adi Lubis kepada wartawan, Minggu (11/10/2020).

Lantai 2 Direvitalisasi, Lantai 1 Kena Imbas

Tak hanya pedagang lantai 2, pedagang lantai 1 juga ikut menjerit. Akses masuk ke lantai 1 ditutup seng oleh pihak pengembang.

“Pedagang lantai 1 telepon saya, mereka bingung. Mereka jualan di lantai 1 tapi akses ditutup seng. Dibuka saja banyak yang tidak buka, apalagi ditutup. Bagaimana pembeli mau masuk? Konsep PUD Pasar ini bagaimana?” tanya Adi heran.

Mendukung UMKM, Tapi Jangan Zolimi Pedagang

Adi menegaskan dirinya sangat mendukung upaya PUD Pasar Medan menghidupkan pasar lewat konsep UMKM.

Namun, ia mengingatkan agar jangan sampai kepentingan oknum tertentu mengorbankan rakyat kecil.

“Kami dukung PUD Pasar mau meramaikan pasar dan meningkatkan pendapatan. Tapi jangan pedagang yang jadi korban. Masyarakat sudah susah, jangan dibuat makin susah. Saya juga pedagang, saya tahu rasanya. Kami siap perjuangkan hak pedagang yang terzolimi,” ujarnya.

Diduga Belum Berizin, Tapi Mau Peletakan Batu Pertama

Kejanggalan paling besar adalah soal perizinan. Adi mendapat informasi revitalisasi tersebut diduga belum mengantongi izin lengkap, namun peletakan batu pertama akan dilaksanakan Senin, 12 Oktober 2020 dan dihadiri Wali Kota Medan.

“Ini yang jadi tanda tanya besar. Kalau memang belum berizin tapi dihadiri Wali Kota, ini contoh buruk. PUD Pasar itu milik Pemko Medan. Pemko yang buat aturan, yang tindak warga kalau melanggar, masa PUD-nya sendiri melanggar? Ini pembodohan publik,” tegasnya.

Ia meminta Wali Kota Medan melakukan kroscek langsung terkait izin, penampungan pedagang, dan prosedur revitalisasi.

Pengundian Kios Diduga Ada Pesanan

Adi juga menemukan kejanggalan dalam proses pengundian kios pengganti.

“Ada pedagang yang kena gusur bisa dapat kios di depan kios lamanya, bahkan dapat dua pintu. Katanya dari awal sudah pesan. Kalau memang diundi secara prosedur, tidak mungkin bisa dapat di depan kios lama apalagi dua pintu. Ini aneh bin ajaib,” ungkapnya.

Minta Ditunda, Usul Pasar Aksara Saja

Adi berharap Wali Kota Medan menunda peletakan batu pertama sampai semua masalah dengan pedagang beres.

“Kita sayang sama Pak Wali Kota. Kita tidak mau beliau yang dihujat pedagang karena kesalahan orang lain. Kalau mau buat pusat UMKM, kenapa tidak Pasar Aksara saja yang sudah mati suri bertahun-tahun? Kenapa Pasar Petisah yang masih hidup pedagangnya yang direvitalisasi? Ini agak lain,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak PUD Pasar Kota Medan belum memberikan keterangan resmi terkait polemik revitalisasi dan dugaan belum adanya izin terlampir (Tim)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Diduga Tebus 5 Juta! Koko Warga Karya Damai Ditangkap Polsek Medan Barat Siang, Sore Sudah Bebas! Kanit Reskrim Bantah Amankan

Penulis Jurnalis

27 Okt 2026

MEDAN | Gempur24 – Fakta mencengangkan dan penuh kejanggalan terungkap di balik penangkapan Koko, warga Jalan Karya Damai, Kelurahan Karang Berombak, Kecamatan Medan Barat. Dalam pemberitaan akun Instagram resmi Polsek Medan Barat, Koko disebutkan diamankan pada 25-10-2026 dalam rilis resmi Polsek Medan Barat tentang berkumpulnya geng motor dan mengamankan gerombolan geng motor beserta barang bukti …

IRC dan Robi Barus Kembali Lakukan Pemeriksaan Mata Gratis kepada Masyarakat di 3 Kelurahan

Penulis Jurnalis

27 Okt 2026

Medan, Gempur24 – IRC dan Robi Barus SE MAP kembali melakukan kegiatan pemeriksaan mata gratis bagi warga yang ada di dapilnya. Kali ini kegiatan pemeriksaan mata gratis itu dilakukan di 3 Kelurahan yakni di Sei Putih Tengah, Sei Putih Timur 2 dan Sei Sikambing D pada Minggu (25/10/26). Kegiatan ini dilaksanakan sesuai dengan instruksi yang …

Kembali Robi Barus Lakukan Kegiatan Wasbang, Warga Antusias Hadir

Penulis Jurnalis

27 Okt 2026

Medan, Gempur24 – Robi Barus SE MAP selaku anggota DPRD Kota Medan dan juga Ketua Fraksi PDIP melakukan Kegiatan Sosialisasi pembinaan ideologi Pancasila dan Wawasan kebangsaan pada tahun anggaran 2026 yang dilaksanakan di Jalan Laboratorium Kecamatan Medan Barat Sabtu (24/10/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk memberikan wawasan kebangsaan kepada masyarakat agar lebih memahami tentang ideologi Pancasila …

BRI Cabang Balige MoU dengan Kejari Samosir, Pencegahan dan Permasalahan Hukum Teratasi

Penulis Jurnalis

27 Okt 2026

Toba, Gempur24 – Peningkatan kerjasama antar lembaga ataupun instansi sangatlah diperlukan. Kali ini Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kantor Cabang Balige dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Samosir melakukan penandatangan kerja sama atau Memorandum of Understanding (MoU) di Aula Kantor Kejaksaan di Samosir, Senin (26/10/2026). Saat dikonfirmasi rekan-rekan media melalui Humas BRI Cabang Balige, Surya. M (27/10) mengatakan, …

Imigrasi Belawan Hadiri Joint Operation Pengungkapan Seberat 1,16 Ton Ketamine, Deklarasi Bersama Tolak Narkoba

Penulis Jurnalis

27 Okt 2026

Belawan, Gempur24 – Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan menghadiri kegiatan Joint Operation pengungkapan narkoba jenis ketamine seberat 1,16 ton sekaligus Deklarasi Polisi Bersama Masyarakat Sumatera Utara Menolak Narkoba. Kegiatan tersebut berlangsung pada hari Jumat, 23 Oktober 2026. Bertempat di Pelabuhan Bandar Deli, Belawan. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara aparat penegak …

Pemberhentian Firdaus dari PWI Tuai Polemik, Dinilai Ancaman pada HAM dan Demokrasi

Penulis Jurnalis

27 Okt 2026

JAKARTA – Gempur24 – Polemik pemberhentian penuh Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Pusat, Firdaus, dari keanggotaan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) memunculkan kritik terhadap kepemimpinan PWI Pusat periode 2025–2030. Sekretaris Dewan Kehormatan (DK) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Selatan, Jon Heri menyatakan kekecewaan atas keputusan Dewan Kehormatan PWI Pusat tersebut. Jon menilai pemberhentian Firdaus …

x
x