- Gaya HidupThe Weirdest Places Ashes Have Been Scattered in South America
- BERITASMAN 3 Medan Diduga Keluarkan Dua Siswa Langsung DO Tanpa Surat PeringatanOrang Tua Keberatan, Dinas Pendidikan Sumut Diminta Turun Tangan
- TeknologiComplimentary Decor and Design Advice with Summit Park Estates
- GadgetsJURU TULIS JUDI TOGEL PTR, WARGA BATANGKUIS DIRINGKUS TEKAB BRINGAS POLRESTA DELI SERDANG
- UncategorizedKabut Asap Karhutla, Cabdisdik Wilayah I Siapkan Edaran PJJ untuk SMA/SMK/SLB di Medan dan Deli Serdang

Tragedi Arupadhatu 1: Tujuh Korban Masih Hilang, Keselamatan Jurnalis Dipertanyakan
Selat Sunda — Duka nasional akibat hilangnya rombongan KM Arupadhatu 1 belum berakhir. Setelah lebih dari dua pekan berlalu sejak kapal yang membawa lima jurnalis dan tiga kru itu hilang kontak di perairan Selat Sunda pada 7 September 2026, satu titik terang akhirnya muncul. Namun, kabar tersebut sekaligus menyisakan pilu karena tujuh korban lainnya hingga kini belum ditemukan.
Salah satu korban, Surakman, yang merupakan kru KM Arupadhatu 1, telah teridentifikasi melalui pemeriksaan DNA oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) Pusdokkes Polri. Jenazahnya sebelumnya ditemukan warga di sekitar perairan Sawang Bengkok, Desa Kahyapu, Pulau Enggano, Bengkulu Utara, pada 12 September 2026 atau memasuki hari kelima operasi pencarian.
Sementara itu, operasi pencarian dan pertolongan yang dilakukan Tim SAR Gabungan selama 10 hari resmi berakhir pada 17 September 2026 tanpa menemukan korban lainnya. Basarnas kemudian menyatakan pemantauan terhadap keberadaan korban tetap dilakukan melalui mekanisme kesiapsiagaan atau operasi rutin, sementara pembukaan kembali operasi khusus membutuhkan informasi yang signifikan dan terverifikasi.
Hilangnya lima jurnalis bersama tiga kru kapal tersebut bukan sekadar kabar duka yang menunggu kepastian. Tragedi ini juga menghadirkan pertanyaan serius mengenai keselamatan jurnalis ketika menjalankan tugas peliputan di wilayah yang memiliki tingkat risiko tinggi.
Para jurnalis berada di lapangan untuk menjalankan fungsi publik, termasuk merekam dan menyampaikan informasi mengenai aktivitas Gunung Anak Krakatau serta situasi di kawasan Selat Sunda. Namun keberanian menjalankan tugas jurnalistik tidak seharusnya dimaknai sebagai kesediaan mempertaruhkan keselamatan jiwa tanpa batas.
Justru karena jurnalis menjalankan fungsi penting bagi masyarakat, aspek keselamatan harus menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari setiap kegiatan peliputan bencana.
Keselamatan Jurnalis Tak Boleh Diabaikan
Tragedi Arupadhatu 1 menjadi momentum penting untuk mengevaluasi standar keselamatan dalam peliputan wilayah bencana dan berisiko tinggi.
Pertanyaan mendasar perlu dijawab secara objektif: apakah penilaian risiko telah dilakukan sebelum keberangkatan? Apakah sarana transportasi yang digunakan memenuhi standar keselamatan? Apakah perangkat komunikasi darurat, alat pelacak lokasi, perlengkapan keselamatan, informasi cuaca dan prosedur evakuasi telah dipersiapkan secara memadai?
Pertanyaan tersebut bukan dimaksudkan untuk menghambat kebebasan pers. Sebaliknya, hal itu merupakan bagian dari tanggung jawab moral dan profesional agar tugas menyampaikan informasi kepada masyarakat tidak harus dibayar dengan hilangnya nyawa.
Manajemen risiko seharusnya dimulai sejak tahap perencanaan. Pemetaan bahaya, pemeriksaan sarana transportasi, pemantauan kondisi cuaca dan aktivitas vulkanik, penyediaan perangkat komunikasi darurat hingga skenario evakuasi harus menjadi bagian dari standar kerja ketika jurnalis ditugaskan ke wilayah berisiko.
Negara dan Pemangku Kepentingan Perlu Mengevaluasi.
Tragedi ini juga menyentuh tanggung jawab berbagai institusi yang memiliki kewenangan dalam keselamatan pelayaran, penanggulangan bencana serta perlindungan profesi jurnalistik.
Pemerintah daerah dan pemerintah pusat bersama Basarnas, TNI, Polri serta unsur terkait perlu memastikan koordinasi pencarian dan pemantauan korban dilakukan berdasarkan informasi yang terverifikasi dan perkembangan situasi di lapangan.
Aspek keselamatan pelayaran juga perlu menjadi bagian dari evaluasi. Jika terdapat persoalan terkait kelayakan sarana transportasi, kepatuhan terhadap prosedur pelayaran atau pengawasan aktivitas di kawasan berisiko, pemeriksaan harus dilakukan oleh otoritas yang berwenang secara objektif dan berdasarkan bukti.
Begitu pula dengan peran lembaga dan organisasi pers. Dalam konteks perlindungan jurnalis, perhatian terhadap keselamatan pewarta di wilayah bencana perlu diperkuat, termasuk melalui peningkatan pedoman keselamatan peliputan, advokasi bagi jurnalis yang menghadapi risiko serta koordinasi dengan perusahaan media.
Namun demikian, tanggung jawab tidak boleh dibebankan kepada satu pihak saja. Perusahaan media, pemilik dan operator kapal, otoritas keselamatan pelayaran, lembaga pencarian dan pertolongan, pemerintah serta seluruh pihak yang memiliki kewenangan perlu dievaluasi sesuai peran dan bukti yang tersedia.
Tujuh Korban Masih Menjadi Penantian
Teridentifikasinya Surakman memang memberikan titik terang dalam misteri Arupadhatu 1. Tetapi pada saat yang sama, keluarga tujuh korban lainnya masih berada dalam penantian.
Pemerintah Provinsi Banten sebelumnya menyampaikan harapan agar tujuh korban lainnya segera ditemukan dan proses pencarian terus mendapatkan titik terang.
Bagi keluarga, ketidakpastian bukan perkara sederhana. Setiap informasi mengenai pencarian memiliki arti besar bagi mereka yang masih menunggu kepastian mengenai keberadaan orang-orang yang mereka cintai.
Karena itu, tragedi Arupadhatu 1 semestinya tidak berhenti sebagai catatan duka. Peristiwa ini perlu menjadi bahan refleksi dan evaluasi menyeluruh terhadap sistem keselamatan peliputan bencana, khususnya ketika jurnalis harus bekerja di kawasan dengan ancaman alam dan kondisi perairan yang berisiko.
Kebebasan pers harus berjalan beriringan dengan perlindungan keselamatan jurnalis. Keberanian pewarta dalam menjalankan tugas publik tidak boleh dipisahkan dari hak mereka untuk mendapatkan perlindungan dan standar keselamatan yang layak.
Pada akhirnya, pelajaran terbesar dari tragedi ini adalah bahwa mitigasi tidak boleh baru dilakukan setelah musibah terjadi. Manajemen risiko harus dimulai sebelum perjalanan, sebelum peliputan, dan sebelum seseorang berada di titik bahaya.
Sebab, tidak ada informasi yang nilainya lebih tinggi daripada keselamatan manusia. Tugas jurnalistik adalah menyampaikan kebenaran kepada publik, tetapi keselamatan mereka yang menjalankan tugas tersebut tetap harus menjadi prioritas.
(Syahdan)
Penulis Jurnalis
27 Okt 2026
MEDAN | Gempur24 – Fakta mencengangkan dan penuh kejanggalan terungkap di balik penangkapan Koko, warga Jalan Karya Damai, Kelurahan Karang Berombak, Kecamatan Medan Barat. Dalam pemberitaan akun Instagram resmi Polsek Medan Barat, Koko disebutkan diamankan pada 25-10-2026 dalam rilis resmi Polsek Medan Barat tentang berkumpulnya geng motor dan mengamankan gerombolan geng motor beserta barang bukti …
Penulis Jurnalis
27 Okt 2026
Medan, Gempur24 – IRC dan Robi Barus SE MAP kembali melakukan kegiatan pemeriksaan mata gratis bagi warga yang ada di dapilnya. Kali ini kegiatan pemeriksaan mata gratis itu dilakukan di 3 Kelurahan yakni di Sei Putih Tengah, Sei Putih Timur 2 dan Sei Sikambing D pada Minggu (25/10/26). Kegiatan ini dilaksanakan sesuai dengan instruksi yang …
Penulis Jurnalis
27 Okt 2026
Medan, Gempur24 – Robi Barus SE MAP selaku anggota DPRD Kota Medan dan juga Ketua Fraksi PDIP melakukan Kegiatan Sosialisasi pembinaan ideologi Pancasila dan Wawasan kebangsaan pada tahun anggaran 2026 yang dilaksanakan di Jalan Laboratorium Kecamatan Medan Barat Sabtu (24/10/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk memberikan wawasan kebangsaan kepada masyarakat agar lebih memahami tentang ideologi Pancasila …
Penulis Jurnalis
27 Okt 2026
Toba, Gempur24 – Peningkatan kerjasama antar lembaga ataupun instansi sangatlah diperlukan. Kali ini Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kantor Cabang Balige dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Samosir melakukan penandatangan kerja sama atau Memorandum of Understanding (MoU) di Aula Kantor Kejaksaan di Samosir, Senin (26/10/2026). Saat dikonfirmasi rekan-rekan media melalui Humas BRI Cabang Balige, Surya. M (27/10) mengatakan, …
Penulis Jurnalis
27 Okt 2026
Belawan, Gempur24 – Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan menghadiri kegiatan Joint Operation pengungkapan narkoba jenis ketamine seberat 1,16 ton sekaligus Deklarasi Polisi Bersama Masyarakat Sumatera Utara Menolak Narkoba. Kegiatan tersebut berlangsung pada hari Jumat, 23 Oktober 2026. Bertempat di Pelabuhan Bandar Deli, Belawan. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara aparat penegak …
Penulis Jurnalis
27 Okt 2026
JAKARTA – Gempur24 – Polemik pemberhentian penuh Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Pusat, Firdaus, dari keanggotaan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) memunculkan kritik terhadap kepemimpinan PWI Pusat periode 2025–2030. Sekretaris Dewan Kehormatan (DK) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Selatan, Jon Heri menyatakan kekecewaan atas keputusan Dewan Kehormatan PWI Pusat tersebut. Jon menilai pemberhentian Firdaus …
20 Jan 2025 1.064 views
Belawan,Gempur24.com | Lapor pak Kapolda IRJEN (POL) WISHNU ada gudang yang berada dijalan M. Basir, Lingkungan VI, Pasar V, Kecamatan Marelan, Kota Medan – Sumut dijadikan lokasi pengoplosan tabung Gas, JUMAT10/01/2025 Digudang yang konon katanya milik berinisal FH dijadikan tempat pengoplosan gas subsidi berukuran 3 kilogram dipindahkan ke tabung gas berukuran 5.5 Killogram, ketabung gas …
18 Jan 2025 992 views
Batu Bara || GEMPUR24 – Pemasok narkotika jenis sabu dan pil ekstasi kembali di amankan Personil Satres Narkoba Polres Batu Bara Kasat Narkoba Fery Kusmayadi melalui kasi humas polres batu bara menjelaskan , penangkapan berawal dari inisial M alias S (46), kemudian dilakukan pengembangan dengan menangkap 2 pria terduga yang memasok narkotika kepada M alias …
18 Jan 2025 977 views
Langkat || Gempur24.com – Dalam rangka Jumat Berkah, personel Polsek Tanjung pura yang dipimpin oleh Kapolsek Tanjung pura, AKP Zul Iskandar Ginting, SH, melaksanakan kegiatan pembagian nasi kotak kepada masyarakat Tanjung pura, pada Jumat (17/01/2025). Kegiatan sosial ini merupakan wujud kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya bagi mereka yang membutuhkan. Dengan senyum dan semangat, personel Polri …
23 Jan 2025 872 views
Deliserdang,Gempur24.com – Ketua LSM DPC Gempur, Wahyu Iwaldi, bersama Asosiasi Pewarta Pers mendampingi keluarga korban kasus dugaan pelecehan seksual terhadap seorang remaja perempuan di bawah umur, sebut saja Bunga (17), warga Percut, Kabupaten Deliserdang.senen ,(20/01/2025) . Berdasarkan kronologi, korban pertama kali berkenalan dengan pelaku yang berinisial ES (30), warga Balam Kilometer 17, melalui aplikasi WhatsApp. …
05 Feb 2025 688 views
MEDAN, Gempur24.com || Hari Rabu 5Februari2025 Pukul 18: 50 WIB Kejadian Anggota KPU Sumut (HUMAS) Inisial N mendapatkan laporan dari hotel Grand Mercure Seorang Oknum Wartawan Rampas 1 Plastik Nasi Kotak Dari Hotel Grand Mercure Lalu anggota tersebut cek ke Warung Ana Sebelah KPU Sumut, anggota kpu dengan lantang menuduh rekan rekan wartawan yang duduk …
18 Jan 2025 685 views
Langkat || Gempur24.com – Memperingati hari jadinya yang ke-275 dengan meriah pada Jumat (17/1/2025). Acara diawali Rapat Paripurna di Gedung DPRD Kabupaten Langkat yang dipimpin langsung oleh Pj Bupati Langkat, H.M. Faisal Hasrimy, AP., M.AP., didampingi Pj Gubernur Sumatera Utara, Drs. H. Agus Fatoni, M.Si.dan Kapolres Langkat, AKBP David Triyo Prasojo, SH, SIK, MSi, Rangkaian …
01 Feb 2025 654 views
BELAWAN || Gempur24.com -Kondisi keamanan di wilayah Hukum Polres Pelabuhan Belawan menjadi sorotan setelah insiden penyerangan terhadap seorang pemuda yang terjadi pada malam hari. Pemuda tersebut menjadi korban pembacokan oleh orang tak dikenal saat perjalanan pulang kerja. Insiden pembacokan oleh orang tidak dikenal terjadi di wilayah Kecamatan Belawan. Korban di ketahui berinisial YMP (26), warga …
Comments are not available at the moment.