Home » BERITA » Ketua DPW A-PPI Sumatra Utara Menyesalkan , penonaktifan AKBP Oloan Siahaan SIK, kapolda harus Netral….!!!

Ketua DPW A-PPI Sumatra Utara Menyesalkan , penonaktifan AKBP Oloan Siahaan SIK, kapolda harus Netral….!!!

Nuel 06 Mei 2025 30

Belawan, Gempur24.com || Tindakan tegas terukur yang dilakukan oleh Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Oloan Siahaan SIK,MKP, dinilai sudah sesuai dengan prosedur lantaran membela diri ketika diserang di Tol Belmera oleh sekelompok pemuda pelaku tawuran dengan menggunakan senjata tajam (Sajam) pada Minggu malam (4/5) sekira pukul 01.30 WIB.

Peristiwa tersebut sempat mengguncang publik serta mendapat kecaman luas lantaran tindakan tegas terukur menyebabkan salah satu pelaku tawuran Muhammad Syuhada meninggal dunia.

Atas insiden tersebut Kapolda Sumut Irjen Whisnu Hermawan Februanto, mengusulkan menonaktifkan Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Oloan Siahaan SIK,MKP, ke Mabes Polri.

Ketua Asosiasi pewarta pers Indonesia A-PPI Hardep, sangat menyesalkan ,Kebijakan Kapolda terhadap bawahannya yang seharusnya netral dalam mengambil sikap, bukan malah menonaktifkan diduga buntut penembakan pelaku tawuran tersebut.

Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Oloan Siahaan SIK,MKP, sempat memberikan tembakan peringatan keatas saat diserang secara brutal oleh sekelompok pelaku tawuran namun tidak direspon sehingga dilakukan penembakan.Kalau itu masih secara terukur dan dalam kerangka hukum, apa itu tidak boleh dilakukan untuk membelah diri,”tanya Ivan, Selasa (6/5/2025).

Ini kok jadi dinonaktifkan Kapolres yang sedang menjalankan tugasnya. Dikawatirkan nantinya akan melemahkan aparat penegak hukum itu sendiri untuk melakukan tindakan tegas bagi para aksi aksi kejahatan, seperti pelaku tawuran dan begal kedepannya.

Hukum tidak boleh lemah, kejahatan yang sudah meresahkan masyarakat harus dilawan dengan tegas,”jelas Hardef menambahkan.

Ketua DPW ,A-PPI (Hardep) mengatakan, Situasi Kamtibmas Belawan sudah tidak kondusif lagi rawan akan aksi tawuran dan begal, Masyarakat sudah resah dibuatnya.Jadi dibutuhkan pemimpin yang tegas seperti AKBP Oloan Siahaan, sehingga ada efek jera kedepannya jika bagi para pelaku hendak melakukan tawuran.

“Dalam hal ini, tentunya kalangan masyarakat Belawan sangat mendukung tindakan tegas tersebut.Apa lagi persoalan aksi tawuran ini sudah lama diharapkan agar dapat diselesaikan dengan baik.Kita kan sama sama tahu ada bentuk kejahatan yang tidak bisa dihentikan dengan sekedar menegur, terkadang harus dilakukan kekuatan hukum,”ujar Ketua A-PPI Sumatra Utara.

Oleh sebab itu, lanjut Ketua Asosiasi pewarta pers Indonesia DPW ( A-PPI) Sumatra Utara.Tentunya saya sangat berharap kepada Kapolda Sumut Irjen Whisnu Hermawan Februanto, untuk tidak menonaktifkan AKBP Oloan Siahaan sebagai Kapolres Pelabuhan Belawan, karena masyarakat Belawan masih menginginkan beliau memimpin Medan Utara Kota Medan.

“Wilayah belawan dibutuhkan pemimpin yang berani dan tegas memerangi para pelaku aksi tawuran dan Begal agar situasi Kamtibmas di kecamatan medan belawan dapat teratasi dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat,”tutupnya.(Rudi Hutagaol)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
RAGUSTA TEMPE Produksi Warga Binaan Rutan Kelas I Medan Berhasil Masuk Program Dapur MBG

Nuel

18 Des 2025

Medan, Gempur24.com | |Program pembinaan kemandirian yang dilaksanakan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Medan kembali menunjukkan hasil positif. Produk tempe hasil karya warga binaan yang diberi nama RAGUSTA TEMPE kini berhasil menembus pasar dan dipercaya menjadi salah satu pemasok bahan pangan ke Dapur MBG (Makan Bergizi Gratis) yang bertempat di Jl. Lembaga Pemasyarakatan. …

Judi Togel AK Diduga Kuasai Deli Serdang, Aparat Penegak Hukum Dipertanyakan

Nuel

16 Des 2025

Deli Serdang || Bebas beroperasinya judi toto gelap (togel) bermerek AK di Sumatera Utara kian memicu sorotan publik. Bisnis perjudian ilegal ini bahkan diduga telah memonopoli peredaran togel di hampir seluruh kecamatan di Kabupaten Deli Serdang, tanpa tersentuh penindakan hukum yang berarti. Informasi yang dihimpun Selasa (9/12/2025) menyebutkan, untuk memperlancar dan mengamankan roda bisnis haram …

Penanganan Kasus Penganiayaan Trisna Ginting Dinilai Aneh, Adi Lubis: Sudah 21 Hari, SP2HP Saja Belum Terbit

Nuel

25 Nov 2025

Medan,GEMPUR24.com || Penanganan laporan dugaan pengeroyokan terhadap Trisna Aditya Ginting yang ditangani Polsek Pancur Batu kembali menuai sorotan. Ketua Umum Tim Kompas Nusantara (TKN) Kompas Nusantara, Adi Lubis, menilai proses hukum kasus ini janggal dan tidak berjalan sebagaimana mestinya. Meski sudah 21 hari berlalu, visum, saksi, barang bukti, dan olah TKP telah selesai, namun Surat …

Kadis Naker Sumut dan TKN Kompas Nusantara Sepakat Perjuangkan Hak Buruh yang Terabaikan

Nuel

22 Nov 2025

Medan,Gempur 24.com— Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Sumatera Utara (Sumut) menegaskan komitmen penuh untuk melindungi hak-hak buruh dan karyawan. Kepala Dinas Tenaga Kerja Sumatera Utara (Kadis Naker Sumut) Ir. Yuliani Siregar, M.AP, bersama jajaran Disnaker Sumut, menyatakan sepakat berkolaborasi dengan DPP TKN Kompas Nusantara untuk membantu para pekerja yang haknya dirampas atau diabaikan oleh perusahaan. Kesepakatan …

Kunjungan Kerja Sekjen DPP LSM GEMPUR Ke DPC Deliserdang

Nuel

08 Nov 2025

Deliserdang – DPC  LSM Gempur Deliserdang mendapat kunjungan dari Sekjen DPP Gempur M. Ichsan Malik Silalahi berserta jajaran dalam tema silahturahmi dan untuk lebih bersinergi, di kantor DPC Deliserdang Jl. Sudirman Dusun IV, Gg. Irigasi, Desa Cinta Rakyat Kabupaten Deliserdang, Sumatera Uatar, Jumat, 07 November 2025.‎‎Ketua DPC LSM Gempur Delisersang Wahyu Iwaldi dan Bendahara Henny Sahfitri, …

Gawatt Kegiatan Perjudian Dadu Kopyok Dan Tembak Ikan Lancar di Wilayah Hukum Polsek Sibiru-biru

Nuel

05 Nov 2025

Sibiru-biru (Deli Serdang) —Masyarakat Desa Ajibaho, Kecamatan Sibiru-biru, Kabupaten Deli Serdang, kembali mengeluhkan adanya dugaan aktivitas perjudian yang beroperasi secara terbuka di wilayah mereka. Lokasi tersebut diduga menjadi tempat permainan dadu putar dan tembak ikan, yang meresahkan warga sekitar. Menurut informasi yang diterima dari salah satu warga (yang meminta agar identitasnya dirahasiakan), aktivitas tersebut diduga …

x
x