Home » BERITA » Ketua DPW A-PPI Sumatra Utara Menyesalkan , penonaktifan AKBP Oloan Siahaan SIK, kapolda harus Netral….!!!

Ketua DPW A-PPI Sumatra Utara Menyesalkan , penonaktifan AKBP Oloan Siahaan SIK, kapolda harus Netral….!!!

Nuel 06 Mei 2025 154

Belawan, Gempur24.com || Tindakan tegas terukur yang dilakukan oleh Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Oloan Siahaan SIK,MKP, dinilai sudah sesuai dengan prosedur lantaran membela diri ketika diserang di Tol Belmera oleh sekelompok pemuda pelaku tawuran dengan menggunakan senjata tajam (Sajam) pada Minggu malam (4/5) sekira pukul 01.30 WIB.

Peristiwa tersebut sempat mengguncang publik serta mendapat kecaman luas lantaran tindakan tegas terukur menyebabkan salah satu pelaku tawuran Muhammad Syuhada meninggal dunia.

Atas insiden tersebut Kapolda Sumut Irjen Whisnu Hermawan Februanto, mengusulkan menonaktifkan Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Oloan Siahaan SIK,MKP, ke Mabes Polri.

Ketua Asosiasi pewarta pers Indonesia A-PPI Hardep, sangat menyesalkan ,Kebijakan Kapolda terhadap bawahannya yang seharusnya netral dalam mengambil sikap, bukan malah menonaktifkan diduga buntut penembakan pelaku tawuran tersebut.

Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Oloan Siahaan SIK,MKP, sempat memberikan tembakan peringatan keatas saat diserang secara brutal oleh sekelompok pelaku tawuran namun tidak direspon sehingga dilakukan penembakan.Kalau itu masih secara terukur dan dalam kerangka hukum, apa itu tidak boleh dilakukan untuk membelah diri,”tanya Ivan, Selasa (6/5/2025).

Ini kok jadi dinonaktifkan Kapolres yang sedang menjalankan tugasnya. Dikawatirkan nantinya akan melemahkan aparat penegak hukum itu sendiri untuk melakukan tindakan tegas bagi para aksi aksi kejahatan, seperti pelaku tawuran dan begal kedepannya.

Hukum tidak boleh lemah, kejahatan yang sudah meresahkan masyarakat harus dilawan dengan tegas,”jelas Hardef menambahkan.

Ketua DPW ,A-PPI (Hardep) mengatakan, Situasi Kamtibmas Belawan sudah tidak kondusif lagi rawan akan aksi tawuran dan begal, Masyarakat sudah resah dibuatnya.Jadi dibutuhkan pemimpin yang tegas seperti AKBP Oloan Siahaan, sehingga ada efek jera kedepannya jika bagi para pelaku hendak melakukan tawuran.

“Dalam hal ini, tentunya kalangan masyarakat Belawan sangat mendukung tindakan tegas tersebut.Apa lagi persoalan aksi tawuran ini sudah lama diharapkan agar dapat diselesaikan dengan baik.Kita kan sama sama tahu ada bentuk kejahatan yang tidak bisa dihentikan dengan sekedar menegur, terkadang harus dilakukan kekuatan hukum,”ujar Ketua A-PPI Sumatra Utara.

Oleh sebab itu, lanjut Ketua Asosiasi pewarta pers Indonesia DPW ( A-PPI) Sumatra Utara.Tentunya saya sangat berharap kepada Kapolda Sumut Irjen Whisnu Hermawan Februanto, untuk tidak menonaktifkan AKBP Oloan Siahaan sebagai Kapolres Pelabuhan Belawan, karena masyarakat Belawan masih menginginkan beliau memimpin Medan Utara Kota Medan.

“Wilayah belawan dibutuhkan pemimpin yang berani dan tegas memerangi para pelaku aksi tawuran dan Begal agar situasi Kamtibmas di kecamatan medan belawan dapat teratasi dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat,”tutupnya.(Rudi Hutagaol)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
“Kapolresta Deli Serdang terus pantau situasi Bandara Kualanamu Pasca Pembatalan Penerbangan, Situasi Tetap Aman Dan Kondusi

Nuel

09 Sep 2026

Deliserdang,Gempur24.com || Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol. Hendria Lesmana, S.I.K., M.Si., rutin melakukan pemantauan langsung situasi di Bandara Internasional Kualanamu, Kabupaten Deli Serdang, pasca pembatalan sejumlah penerbangan akibat dampak erupsi Gunung Anak Krakatau, Rabu (09/09/2026). Meskipun saat ini situasi Penerbangan sudah normal, peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi keamanan dan ketertiban di kawasan Bandara Internasional …

Parkir Sembarangan di Jalan Sei Batang Hari Picu Kemacetan, Kasatlantas Polrestabes Medan Janji Tindak Lanjuti

Nuel

06 Sep 2026

MEDAN || Gempur24.com – Parkir sembarangan yang diduga menggunakan badan jalan di Jalan Sei Batang Hari, Kota Medan, kembali menjadi sorotan. Aktivitas kendaraan yang parkir di badan jalan, terutama di sekitar kawasan rumah sakit, dinilai mengganggu kelancaran arus lalu lintas dan menjadi salah satu pemicu kemacetan. Menanggapi persoalan tersebut, Kasatlantas Polrestabes Medan AKBP SL Widodo …

El Barino Shah Sosialisasikan Perda Persampahan, Ajak Warga Peduli Kebersihan Kota Medan

Nuel

05 Sep 2026

MEDAN,GEMPUR24.com || Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Medan, El Barino Shah, SH, MH, menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) Kota Medan Nomor 7 Tahun 2024 tentang Perubahan atas Peraturan Daerah (Perda) Kota Medan Nomor 6 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Persampahan, di Jalan Seksama Gang Iklas, Sabtu 5/9/2026 Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi legislator Partai Golkar …

Polres Sergai Tangkap Dua Pencuri Meteran Air, Dua Orang Masih Diburu

Nuel

04 Sep 2026

SERDANG BEDAGAI — Polres Serdang Bedagai melalui Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Satuan Reserse Kriminal berhasil mengungkap kasus pencurian puluhan unit meteran air milik Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai. Dua pelaku langsung diamankan, sementara dua rekan lainnya masih dalam pengejaran. Berdasarkan keterangan yang diterima, peristiwa pencurian terjadi di dua …

Kepala SMP PGRI 4 Medan Riang Sihite sambutan Dalam acara wisuda program S1 Institut Teknologi Bandung

Nuel

01 Sep 2026

Genpur 24.com | MEDAN – Kepala Sekolah SMP PGRI 4 Medan, Riang Sihite, mendapat kesempatan istimewa untuk memberikan sambutan dalam acara wisuda program S1 Institut Teknologi Bandung atau ITB.Langganan Berita Digital Riang Sihite hadir sebagai perwakilan orang tua mahasiswa dari jurusan Pertambangan dan Kelautan. Di hadapan para wisudawan, keluarga, pimpinan kampus dan sivitas akademika, ia …

Seorang Pria Diamankan Saat GSN di Gang Jati, Mengaku Dibayar Rp20 Ribu per Hari

Nuel

28 Agu 2026

MEDAN AREA || Terungkap, pria yang diamankan Polsek Medan Area saat GSN di Gang Jati, Jalan Denai, bernama Amri. Ia mengaku ditugaskan seseorang di lokasi tersebut untuk menerima uang dari para pengguna narkoba. Mirisnya, setiap hari ia diberi upah Rp20 ribu. Kepada Wartawan,Amri mengatakan bahwa ia baru saja melangsungkan pernikahan. Namun, apes, ia ditangkap petugas …

x
x