- UncategorizedAmazon’s Apple Watch Killer Will be Free and Sell you Everything
- Gaya HidupNow Is the Time to Think About Your Small-Business Success
- BERITA“Kapolresta Deli Serdang terus pantau situasi Bandara Kualanamu Pasca Pembatalan Penerbangan, Situasi Tetap Aman Dan Kondusi
- BERITASekembalinya Melaksanakan Sholat Subuh, Toko Dibobol Serta Tabung Gas Habis Di Gondol Maling
- Gaya HidupWhat Do I Need to Make It in the World of Business?

KISS Tegaskan Kepedulian Harus Dibuktikan: Bersama Bankom Karimata, Yayasan HATI dan TKN Kompas Nusantara, Beras Disalurkan kepada Lansia
MEDAN | .com – Kepedulian terhadap masyarakat kecil tidak boleh berhenti pada kata-kata, seremoni, maupun slogan. Kepedulian harus bergerak menjadi tindakan nyata dan menghadirkan manfaat yang benar-benar dapat dirasakan oleh mereka yang membutuhkan.
Pesan itulah yang ditegaskan Komunitas Indonesia Semua Suku (KISS) bersama Bankom Karimata, Yayasan Harmoni Citta Indonesia (HATI), dan DPP TKN Kompas Nusantara melalui kegiatan sosial berupa penyaluran bantuan beras kepada para lanjut usia (lansia).
Kegiatan tersebut berlangsung di Sekretariat KISS, Jalan Suasa, dahulu Jalan Gandhi No. 184, Medan, Minggu (4/10/2026).
Bantuan beras diserahkan secara langsung oleh pengurus dan relawan kepada para lansia yang sebelumnya telah terdata sebagai penerima. Kegiatan sosial tersebut turut didukung oleh donatur, Huang Siau Ing, yang memberikan perhatian dan dukungan terhadap pelaksanaan penyaluran bantuan bagi para lansia.
Kegiatan itu berlangsung sederhana, tetapi sarat makna. Tidak sekadar membagikan beras, para pengurus dan relawan juga hadir untuk menyapa, mendengarkan, serta membangun komunikasi dengan para lansia.
Mengusung semangat “Berbagi Beras, Berbagi Kebahagiaan”, kegiatan tersebut menjadi gambaran bahwa kepedulian sosial tidak harus menunggu sesuatu yang besar. Dari sebuah bantuan sederhana, dapat lahir rasa dihargai, rasa diperhatikan, dan keyakinan bahwa masih ada sesama yang peduli.
Kepedulian Tidak Boleh Berhenti sebagai Slogan
Ketua Umum KISS, Akiong, menegaskan bahwa organisasi yang tumbuh bersama masyarakat harus mampu memberikan manfaat nyata.
Menurutnya, keberadaan organisasi bukan semata-mata untuk menjalankan kegiatan internal, melainkan juga memiliki tanggung jawab moral untuk hadir ketika masyarakat membutuhkan.
“KISS lahir dari semangat persaudaraan dan kebersamaan. Karena itu, keberadaan organisasi ini harus membawa manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Kami ingin terus hadir, khususnya bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan perhatian dan uluran tangan. Kepedulian tidak boleh berhenti sebagai slogan, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan nyata,” ujar Akiong.
Ia mengatakan, perhatian terhadap para lansia merupakan bagian dari penghormatan kepada orang-orang yang telah melewati perjalanan panjang kehidupan serta memberikan kontribusi bagi keluarga dan lingkungan di sekitarnya.
“Sudah menjadi kewajiban kita untuk menghormati dan memperhatikan mereka. Jangan pernah menunggu kaya untuk berbagi. Nilai sebuah kebaikan tidak diukur dari besar kecilnya bantuan, melainkan dari ketulusan hati,” tegasnya.
Akiong menambahkan, kegiatan sosial tidak seharusnya hanya dilakukan ketika ada momentum tertentu. Kepedulian harus menjadi kebiasaan dan gerakan bersama yang dilakukan secara berkelanjutan.
Baginya, masyarakat membutuhkan lebih dari sekadar pernyataan kepedulian. Masyarakat membutuhkan orang-orang yang mau turun langsung, melihat keadaan, mendengar keluhan, dan kemudian mengambil bagian sesuai kemampuan.
“Kalau kita ingin membangun masyarakat yang kuat, maka kepedulian harus dimulai dari hal-hal sederhana. Jangan melihat seberapa besar yang kita berikan. Lihatlah seberapa besar manfaat yang dapat dirasakan oleh orang lain,” ujarnya.
Bobby Lim: Kepedulian Harus Turun ke Lapangan
Penasehat KISS, Bobby Lim, menegaskan bahwa kepedulian sosial tidak boleh berhenti dalam bentuk ucapan, wacana, atau pernyataan di atas kertas.
Menurutnya, kehidupan masyarakat yang semakin kompleks justru menuntut setiap elemen masyarakat untuk semakin kuat menjaga rasa empati.
“Di tengah kehidupan yang semakin individualistis, kita jangan sampai kehilangan rasa empati. Para lansia membutuhkan perhatian, bukan hanya dari keluarga, tetapi juga dari lingkungan sekitarnya,” kata Bobby.
Ia menegaskan, kegiatan bersama KISS, Bankom Karimata, Yayasan HATI, dan DPP TKN Kompas Nusantara bukan semata-mata berbicara mengenai jumlah beras yang dibagikan.
Lebih dari itu, kegiatan tersebut merupakan bentuk kehadiran dan kepedulian langsung di tengah masyarakat.
“Kehadiran kita hari ini bukan sekadar menyerahkan bantuan beras. Kita ingin memastikan bahwa para lansia tetap merasakan kasih sayang, kebersamaan, dan perhatian dari sesama anak bangsa,” ujar Bobby.
Bobby menilai, persoalan sosial tidak mungkin diselesaikan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan kolaborasi berbagai elemen masyarakat, organisasi sosial, komunitas, serta kelompok kemasyarakatan.
Karena itu, menurutnya, kolaborasi seperti yang dilakukan KISS bersama Bankom Karimata, Yayasan HATI dan TKN Kompas Nusantara harus terus diperkuat.
Ia juga mengingatkan agar budaya gotong royong tidak terkikis oleh perubahan zaman.
“Budaya saling membantu harus terus diwariskan kepada generasi muda agar semangat gotong royong tidak hilang ditelan zaman,” tambahnya.
Bobby berharap kegiatan sosial tersebut tidak berhenti pada satu kegiatan. Sebaliknya, gerakan sosial harus terus dikembangkan agar semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaatnya.
Adi Warman Lubis: Organisasi Harus Menjadi Bagian dari Solusi
Sementara itu, Ketua Umum DPP TKN Kompas Nusantara, Adi Warman Lubis, menegaskan bahwa organisasi kemasyarakatan harus mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Menurut Adi, organisasi tidak boleh hanya hadir ketika ada kepentingan tertentu. Organisasi harus mampu menjadikan keberadaannya sebagai bagian dari solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat.
“Organisasi harus mampu menjadi bagian dari solusi. Kita tidak boleh hanya berbicara tentang kepedulian, tetapi harus hadir dan merasakan langsung apa yang dirasakan masyarakat,” ujar Adi Warman Lubis.
Ia mengatakan, kolaborasi antara KISS, Bankom Karimata, Yayasan HATI, dan TKN Kompas Nusantara menjadi bukti bahwa perbedaan latar belakang organisasi tidak seharusnya menjadi penghalang untuk berbuat baik.
Justru, kata Adi, keberagaman dapat menjadi kekuatan ketika diarahkan untuk kepentingan masyarakat.
“Perbedaan bukan alasan untuk saling menjauh. Justru keberagaman adalah kekuatan yang mempersatukan kita. Melalui kegiatan ini, kami ingin menyampaikan pesan bahwa kepedulian tidak mengenal suku, agama maupun golongan,” katanya.
Menurutnya, Indonesia memiliki kekuatan besar dalam semangat kebersamaan. Ketika komunitas, organisasi sosial, dan organisasi kemasyarakatan dapat duduk bersama serta mengesampingkan perbedaan, maka berbagai kegiatan positif akan lebih mudah diwujudkan.
“Yang kita cari bukan siapa yang paling besar atau siapa yang paling menonjol. Yang paling penting adalah bagaimana masyarakat mendapatkan manfaat dari keberadaan kita,” tegasnya.
Huang Siau Ing Turut Mendukung Kepedulian kepada Lansia
Dalam kegiatan sosial tersebut, Huang Siau Ing turut ambil bagian sebagai donatur yang memberikan dukungan bagi penyaluran bantuan beras kepada para lansia.
Dukungan tersebut menjadi bagian dari semangat kebersamaan yang dibangun dalam kegiatan sosial KISS bersama Bankom Karimata, Yayasan HATI dan DPP TKN Kompas Nusantara.
Kehadiran dukungan dari para donatur menunjukkan bahwa gerakan kepedulian terhadap masyarakat dapat tumbuh ketika berbagai pihak bersedia mengambil bagian sesuai kemampuan masing-masing.
Bantuan yang diberikan diharapkan tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan pangan para lansia, tetapi juga menjadi bentuk perhatian dan kepedulian terhadap mereka yang membutuhkan.
Semangat berbagi tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa aksi sosial dapat menjadi ruang untuk mempererat persaudaraan dan membangun kepedulian lintas latar belakang.
Bukan Sekadar Beras, tetapi Pesan Bahwa Mereka Tidak Sendirian
Suasana penuh keakraban terlihat selama kegiatan berlangsung. Para lansia penerima bantuan menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan.
Bagi penerima, bantuan beras tersebut bukan sekadar pemenuhan kebutuhan pangan sehari-hari.
Di balik bantuan itu terdapat pesan sosial yang jauh lebih dalam: bahwa mereka masih diperhatikan, masih dihargai, dan tidak berjalan sendirian menghadapi kehidupan.
Bantuan sederhana dapat menjadi sangat berarti ketika diberikan pada saat yang tepat dan kepada mereka yang membutuhkan.
Sebab, kepedulian bukan hanya tentang materi. Kepedulian juga tentang kehadiran.
Ada kalanya seseorang tidak membutuhkan sesuatu yang besar. Mereka hanya ingin disapa, didengar, dihargai, dan diyakinkan bahwa masih ada orang lain yang peduli terhadap keberadaan mereka.
Dalam konteks itulah kegiatan sosial KISS bersama Bankom Karimata, Yayasan HATI, dan DPP TKN Kompas Nusantara memiliki makna tersendiri.
Gotong Royong Harus Menjadi Gerakan, Bukan Sekadar Kenangan
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa budaya gotong royong masih memiliki tempat penting dalam kehidupan masyarakat.
Di tengah perubahan sosial yang begitu cepat, kepedulian terhadap sesama jangan sampai kalah oleh sikap individualistis.
Masyarakat yang kuat bukan hanya masyarakat yang memiliki sumber daya besar, tetapi masyarakat yang anggotanya masih mau saling membantu ketika sebagian lainnya berada dalam kesulitan.
Karena itu, kegiatan sosial semacam ini penting untuk terus dirawat. Bukan karena bantuan beras semata, melainkan karena nilai kemanusiaan yang berada di baliknya.
KISS bersama Bankom Karimata, Yayasan HATI dan DPP TKN Kompas Nusantara, dengan dukungan donatur Huang Siau Ing, menegaskan bahwa kepedulian terhadap masyarakat kecil harus terus dijaga dan dikembangkan.
Sebab, masyarakat tidak hanya membutuhkan kata-kata tentang kepedulian.
Mereka membutuhkan kepedulian yang hadir.
Kepedulian yang bergerak.
Kepedulian yang menyentuh langsung kehidupan.
Dan yang paling penting, kepedulian yang dapat dirasakan.
Pada akhirnya, ukuran sebuah organisasi bukan hanya seberapa besar namanya dikenal, tetapi seberapa besar manfaat yang mampu diberikan ketika hadir di tengah masyarakat.
Karena kepedulian yang hanya diucapkan akan menjadi slogan. Tetapi kepedulian yang diwujudkan akan menjadi nilai kemanusiaan yang hidup.
(Syahdan)
Penulis Jurnalis
06 Okt 2026
MEDAN — Dalam rangka memperingati Anniversary ke-4 Gundala Molis, para driver bersama Management Grab Electric menggelar kegiatan touring sekaligus ajang silaturahmi dan mempererat kebersamaan sesama driver, Selasa 6/10/2026. Kegiatan tersebut diikuti para driver Gundala Molis dan turut dihadiri jajaran Management Grab Electric, di antaranya Iip Citomanyu, Hardi Sidahuruk, Dicky, Haikal, Adel serta hadir perwakilan dari …
Penulis Jurnalis
05 Okt 2026
KABANJAHE — Pendukung konsolidasi organisasi Media Independen Online (MIO) Indonesia di Kabupaten Karo menerima momentum penting pada Sabtu (4/10/2026). Dalam kunjungan kerja Ketua Pengurus Wilayah (PW) MIO Sumatera Utara, Fajar Trihatya, SE, Pengurus Daerah (PD) MIO Karo menggelar rapat resmi untuk membentuk Panitia Pelantikan di sekretariat PD MIO Karo, Jalan Samura No. 03, Kabanjahe. Kehadiran …
Penulis Jurnalis
04 Okt 2026
DELI TUA — Dukungan terhadap Ir Suhiluddin untuk maju sebagai calon Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila Kecamatan Deli Tua semakin menguat. Sebanyak enam Ketua Ranting Pemuda Pancasila (PP) se-Kecamatan Deli Tua disebut telah menyatakan sikap untuk mendukung dan memenangkan Ir Suhiluddin dalam proses pemilihan Ketua PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Deli Tua. Hal tersebut …
Penulis Jurnalis
03 Okt 2026
Medan, permainan mafia yang saat ini terus akan diberantas Pemerintahan Presiden Prabowo untuk kepentingan rakyat agar mendapatkan kesejahteraan yang lebih baik di masa depan, masih saja ada yang terlalu “berani bermain” meraup keuntungan pribadi tanpa memikirkan efek perbuatannya akan membuat rakyat Indonesia tercinta menjadi sengsara. Lembaga Swdaya Masyarakat (LSM) Social Justice yang sangat peduli kepentingan …
Penulis Jurnalis
01 Okt 2026
Gempur24 News Medan. 01 Oktober 2026.— Assoc.Prof Dr.Ali Yusran Gea,SH,MKn,MH akan Mempidanakan Oknum, Akun Medsos Diduga Menyerang Kehormatan dan Melakukan Penganiayaan Lurah Terjun Karena Kepentingan Sesat Seseorang. “Jangan mempolitisasi, menggoreng, memanfaatkan dan menzhalimi Lurah Terjun ini masuk dalam hukum pidana,” tegas Dr Gea. Apalagi Isu pemberian uang itu diduga jebakkan dan alat untuk memaksa lurah …
Penulis Jurnalis
01 Okt 2026
JAKARTA — Pergantian pucuk pimpinan Polri memasuki babak baru. Presiden Prabowo Subianto mengusulkan Komjen Pol Suyudi Ario Seto sebagai calon Kapolri untuk menggantikan Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo. Usulan tersebut disampaikan melalui Surat Presiden (Surpres) Nomor R57/Pres/09/2026 tertanggal 30 September 2026. Surat itu berisi usulan pemberhentian dari jabatan Kapolri sekaligus pengangkatan calon Kapolri baru. Proses …
20 Jan 2025 1.032 views
Belawan,Gempur24.com | Lapor pak Kapolda IRJEN (POL) WISHNU ada gudang yang berada dijalan M. Basir, Lingkungan VI, Pasar V, Kecamatan Marelan, Kota Medan – Sumut dijadikan lokasi pengoplosan tabung Gas, JUMAT10/01/2025 Digudang yang konon katanya milik berinisal FH dijadikan tempat pengoplosan gas subsidi berukuran 3 kilogram dipindahkan ke tabung gas berukuran 5.5 Killogram, ketabung gas …
18 Jan 2025 962 views
Batu Bara || GEMPUR24 – Pemasok narkotika jenis sabu dan pil ekstasi kembali di amankan Personil Satres Narkoba Polres Batu Bara Kasat Narkoba Fery Kusmayadi melalui kasi humas polres batu bara menjelaskan , penangkapan berawal dari inisial M alias S (46), kemudian dilakukan pengembangan dengan menangkap 2 pria terduga yang memasok narkotika kepada M alias …
18 Jan 2025 946 views
Langkat || Gempur24.com – Dalam rangka Jumat Berkah, personel Polsek Tanjung pura yang dipimpin oleh Kapolsek Tanjung pura, AKP Zul Iskandar Ginting, SH, melaksanakan kegiatan pembagian nasi kotak kepada masyarakat Tanjung pura, pada Jumat (17/01/2025). Kegiatan sosial ini merupakan wujud kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya bagi mereka yang membutuhkan. Dengan senyum dan semangat, personel Polri …
23 Jan 2025 829 views
Deliserdang,Gempur24.com – Ketua LSM DPC Gempur, Wahyu Iwaldi, bersama Asosiasi Pewarta Pers mendampingi keluarga korban kasus dugaan pelecehan seksual terhadap seorang remaja perempuan di bawah umur, sebut saja Bunga (17), warga Percut, Kabupaten Deliserdang.senen ,(20/01/2025) . Berdasarkan kronologi, korban pertama kali berkenalan dengan pelaku yang berinisial ES (30), warga Balam Kilometer 17, melalui aplikasi WhatsApp. …
18 Jan 2025 659 views
Langkat || Gempur24.com – Memperingati hari jadinya yang ke-275 dengan meriah pada Jumat (17/1/2025). Acara diawali Rapat Paripurna di Gedung DPRD Kabupaten Langkat yang dipimpin langsung oleh Pj Bupati Langkat, H.M. Faisal Hasrimy, AP., M.AP., didampingi Pj Gubernur Sumatera Utara, Drs. H. Agus Fatoni, M.Si.dan Kapolres Langkat, AKBP David Triyo Prasojo, SH, SIK, MSi, Rangkaian …
05 Feb 2025 650 views
MEDAN, Gempur24.com || Hari Rabu 5Februari2025 Pukul 18: 50 WIB Kejadian Anggota KPU Sumut (HUMAS) Inisial N mendapatkan laporan dari hotel Grand Mercure Seorang Oknum Wartawan Rampas 1 Plastik Nasi Kotak Dari Hotel Grand Mercure Lalu anggota tersebut cek ke Warung Ana Sebelah KPU Sumut, anggota kpu dengan lantang menuduh rekan rekan wartawan yang duduk …
01 Feb 2025 623 views
BELAWAN || Gempur24.com -Kondisi keamanan di wilayah Hukum Polres Pelabuhan Belawan menjadi sorotan setelah insiden penyerangan terhadap seorang pemuda yang terjadi pada malam hari. Pemuda tersebut menjadi korban pembacokan oleh orang tak dikenal saat perjalanan pulang kerja. Insiden pembacokan oleh orang tidak dikenal terjadi di wilayah Kecamatan Belawan. Korban di ketahui berinisial YMP (26), warga …
Comments are not available at the moment.