Home » BERITA » Gudang Bulog pulobrayan darat II medan diduga bermain api dengan pedagang.

Gudang Bulog pulobrayan darat II medan diduga bermain api dengan pedagang.

Nuel 01 Jul 2026 64

Medan, 30/6/26
Gempur24.com Gudang sembako bulog pulobrayan darat II Jalan Jemadi medan beroperasi hanya menyediakan barang bantuan untuk masyarakat saja.
Seharusnya gudang bulog tersebut adalah untuk tempat persediaan barang semboko yg dibutuhkan masyarakat luas.

Adanya barang di dalam gudang hanyalah Beras dan minyak goreng.
menurut keterangan yg di peroleh awak media yg kebetulan singgah sementara untuk mengetahui proses pelaksanaan penyaluran barang sembako untuk masyarakat, karena keluhan masyarakat memperoleh bahan tersebut diatas sangat sulit di peroleh dari pedagang.

Oleh karena kesulitan yg diperoleh, bahkan persediaan barang semakin langka seorang pedagang datang menanyakan kebulog untuk mau membeli sembako, namun juga tidak dapat diperoleh dari bulog. Apakah barang sembako yg dibutuhkan masyarakat tidak bisa di beli….?
Awak media memantau dan melihat perdebatan antara pedagang dengan securiti bulog ( Johan Purba ) sebagai petugas disana pada saat itu.

Awak media bertanya mau ketemu dengan humas bulog untuk konfirmasi. Menurut security tidak ada siapa siapa disini, semua sedang berada diluar tuturnya. Bahkan security mengarahkan ke cabang mereka, kalau mau tau pak, pergi saja ke jln gatot subroto atau ke tanjung morawa.

Izin bang, kami mau kedalam dulu mencarinya, dimana ruangan mereka. Oh tiadak boleh pak, saya security bertugas menjaga jangan ada yg semarangan masuk. Kalau begitu, kami boleh memperoleh nomor kontak mereka siapa pun yg bisa tempat kami untuk konfirmasi sebut awak media.
Tidak boleh sembarangan kasih nomor kontak mereka.

Dari percakapan dengan johan purba berarti mereka ( pimpinan atau pun humas ) atau yg terkait untuk mendapat pelayanan mereka sembunyikan, berarti ada dugaan penyaluran sembako itu kepada masyarakat tidak trasparan adanya.

Sementara beberapa truk disana sedang bermuatan beras dan minyak goreng. Kemungkinan besar, mereka bermuat adalah untuk pedagang lain yg datang dari luar daerah dan kemungkinan ada perselikuhan dengan pedagang tsb, bukan disalurkan kepada pedagang yg ada di daerah itu.
Apa benar hanya beras dan gula yg ada dalam gudang sebesar itu dan, itu pun hanya diperuntuk kan untuk bantuan masyarakat saja.

Sementara mayarakat yg tidak mendapat bantuan mau makan apa.
Saat seperti ini lah yg bisa mengakibatkan terjadinya Deflasi/ Inflasi. Ada uang yg di beli tidak ada, dan ada yg di beli tapi harga tunggi.
Mohon kepada pemerintah melalui perwakilan rakyat ( DPRD Kota maupun DPRD Propinsi ) agar dapat memperhatikan dan memantau keberadaan kebutuhan masyarakat yg utama Sembako dalam tindak proses penyaluran terhadap masyarakat agar adil dan makmur.
Dan mengingatkan pemerintah yg terkait ke Sandang Pangan, jangan kerjanya hanya tidur dan makan gaji buta saja, dan membiarkan pedagang – pedagang konglomerat berjalan leluasa, menindas masyarakat kecil yg tidak punya kuku.

Inilah hasil monitor dilapangan oleh awak media yg tidak punya gaji, namun peduli dengan bangsa dan negeri yg kita cintai ini.
( RP )

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
“Kapolresta Deli Serdang terus pantau situasi Bandara Kualanamu Pasca Pembatalan Penerbangan, Situasi Tetap Aman Dan Kondusi

Nuel

09 Sep 2026

Deliserdang,Gempur24.com || Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol. Hendria Lesmana, S.I.K., M.Si., rutin melakukan pemantauan langsung situasi di Bandara Internasional Kualanamu, Kabupaten Deli Serdang, pasca pembatalan sejumlah penerbangan akibat dampak erupsi Gunung Anak Krakatau, Rabu (09/09/2026). Meskipun saat ini situasi Penerbangan sudah normal, peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi keamanan dan ketertiban di kawasan Bandara Internasional …

Parkir Sembarangan di Jalan Sei Batang Hari Picu Kemacetan, Kasatlantas Polrestabes Medan Janji Tindak Lanjuti

Nuel

06 Sep 2026

MEDAN || Gempur24.com – Parkir sembarangan yang diduga menggunakan badan jalan di Jalan Sei Batang Hari, Kota Medan, kembali menjadi sorotan. Aktivitas kendaraan yang parkir di badan jalan, terutama di sekitar kawasan rumah sakit, dinilai mengganggu kelancaran arus lalu lintas dan menjadi salah satu pemicu kemacetan. Menanggapi persoalan tersebut, Kasatlantas Polrestabes Medan AKBP SL Widodo …

El Barino Shah Sosialisasikan Perda Persampahan, Ajak Warga Peduli Kebersihan Kota Medan

Nuel

05 Sep 2026

MEDAN,GEMPUR24.com || Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Medan, El Barino Shah, SH, MH, menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) Kota Medan Nomor 7 Tahun 2024 tentang Perubahan atas Peraturan Daerah (Perda) Kota Medan Nomor 6 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Persampahan, di Jalan Seksama Gang Iklas, Sabtu 5/9/2026 Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi legislator Partai Golkar …

Polres Sergai Tangkap Dua Pencuri Meteran Air, Dua Orang Masih Diburu

Nuel

04 Sep 2026

SERDANG BEDAGAI — Polres Serdang Bedagai melalui Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Satuan Reserse Kriminal berhasil mengungkap kasus pencurian puluhan unit meteran air milik Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai. Dua pelaku langsung diamankan, sementara dua rekan lainnya masih dalam pengejaran. Berdasarkan keterangan yang diterima, peristiwa pencurian terjadi di dua …

Kepala SMP PGRI 4 Medan Riang Sihite sambutan Dalam acara wisuda program S1 Institut Teknologi Bandung

Nuel

01 Sep 2026

Genpur 24.com | MEDAN – Kepala Sekolah SMP PGRI 4 Medan, Riang Sihite, mendapat kesempatan istimewa untuk memberikan sambutan dalam acara wisuda program S1 Institut Teknologi Bandung atau ITB.Langganan Berita Digital Riang Sihite hadir sebagai perwakilan orang tua mahasiswa dari jurusan Pertambangan dan Kelautan. Di hadapan para wisudawan, keluarga, pimpinan kampus dan sivitas akademika, ia …

Seorang Pria Diamankan Saat GSN di Gang Jati, Mengaku Dibayar Rp20 Ribu per Hari

Nuel

28 Agu 2026

MEDAN AREA || Terungkap, pria yang diamankan Polsek Medan Area saat GSN di Gang Jati, Jalan Denai, bernama Amri. Ia mengaku ditugaskan seseorang di lokasi tersebut untuk menerima uang dari para pengguna narkoba. Mirisnya, setiap hari ia diberi upah Rp20 ribu. Kepada Wartawan,Amri mengatakan bahwa ia baru saja melangsungkan pernikahan. Namun, apes, ia ditangkap petugas …

x
x