Home » BERITA » Pradigma antara Megawati dengan Prabowo sangat berbeda, baik di Pemerintahan maupun di Politik.

Pradigma antara Megawati dengan Prabowo sangat berbeda, baik di Pemerintahan maupun di Politik.

Nuel 05 Jun 2026 89

Jakarta,Gempur24.com || Megawati & Prabowo punya paradigma yang sangat berbeda dalam menjalankan roda organisasi, baik di pemerintahan maupun di partai politik mereka pimpin.

Kabinet Megawati ketika menjabat Presiden RI hanya diisi oleh 33 pejabat kementerian yang terdiri dari 3 Menteri Koordinator & 30 Menteri Teknis. Jika dibandingkan dengan kabinet di Kepresidenan Prabowo jumlahnya sangat jauh.
Di mana pada pemerintahan Prabowo saat ini ada 7 Menteri Koordinator, 41 Menteri teknis, 56 Wakil Menteri & 5 Kepala Badan setingkat kementerian. Totalnya sekitar 109 pejabat.

*** Pada konteks kepartaian, baik Mega & Prabowo juga jauh berbeda dalam membangun kepengurusan masing-masing partai. Mega adalah Ketua Umum PDI Perjuangan. Di mana di kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) masa bakti 2025-2030 itu berjumlah 37 orang. Pun angka ini sudah bertambah 10 dari kepengurusan Mega di DPP PDI Perjuangan yang diperiode 2020-2025 hanya berjumlah 27 orang pengurus. Sementara, Prabowo adalah Ketua Umum Partai Gerindra. Ada pun jumlah pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra masa bakti 2025-2030 adalah 292 orang pengurus.

*** Pada kerangka paradigma organisasi Mega & Prabowo secara politik kepemimpinan sangat berbeda. Saya tidak akan masuk ke ranah siapa yang lebih baik. Tergantung kepada kebutuhan organisasi kepartaian & kabinet yang dibutuhkan. Pun hal Ini merupakan ranah hak prerogatif masing-masing individu pemimpin, baik Mega atau Prabowo.

Tradisi Mega dalam berorganisasi lahir atas pergerakan organisasi berbasis ideologi Soekarnois. Pijakannya adalah Marhaenisme. Sebuah struktur yang ramping lebih mengefektifkan Mega mengambil keputusan DPP secara cepat & terkontrol secara ideologis. Garis instruksinya bersifat kolektif kolegial dibawah keputusan Kongres PDI Perjuangan.

Sementara, kultur Prabowo dalam membangun organisasi dipengaruhi oleh pengalamannya di militer. Struktur organisasi yang lebih gemuk menyerupai struktur TNI yang memiliki banyak direktorat, staf khusus & deputi. Poinnya adalah Paradigma Mega di PDI Perjuangan kepengurusan ramping tapi terpilih & terdisiplinkan sementara Prabowo berpandangan bahwa semakin banyak pengurus maka akan semakin kuat. Anwar Saragih.

dikutip dari facebook.com

( RP )

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
“Kapolresta Deli Serdang terus pantau situasi Bandara Kualanamu Pasca Pembatalan Penerbangan, Situasi Tetap Aman Dan Kondusi

Nuel

09 Sep 2026

Deliserdang,Gempur24.com || Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol. Hendria Lesmana, S.I.K., M.Si., rutin melakukan pemantauan langsung situasi di Bandara Internasional Kualanamu, Kabupaten Deli Serdang, pasca pembatalan sejumlah penerbangan akibat dampak erupsi Gunung Anak Krakatau, Rabu (09/09/2026). Meskipun saat ini situasi Penerbangan sudah normal, peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi keamanan dan ketertiban di kawasan Bandara Internasional …

Parkir Sembarangan di Jalan Sei Batang Hari Picu Kemacetan, Kasatlantas Polrestabes Medan Janji Tindak Lanjuti

Nuel

06 Sep 2026

MEDAN || Gempur24.com – Parkir sembarangan yang diduga menggunakan badan jalan di Jalan Sei Batang Hari, Kota Medan, kembali menjadi sorotan. Aktivitas kendaraan yang parkir di badan jalan, terutama di sekitar kawasan rumah sakit, dinilai mengganggu kelancaran arus lalu lintas dan menjadi salah satu pemicu kemacetan. Menanggapi persoalan tersebut, Kasatlantas Polrestabes Medan AKBP SL Widodo …

El Barino Shah Sosialisasikan Perda Persampahan, Ajak Warga Peduli Kebersihan Kota Medan

Nuel

05 Sep 2026

MEDAN,GEMPUR24.com || Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Medan, El Barino Shah, SH, MH, menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) Kota Medan Nomor 7 Tahun 2024 tentang Perubahan atas Peraturan Daerah (Perda) Kota Medan Nomor 6 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Persampahan, di Jalan Seksama Gang Iklas, Sabtu 5/9/2026 Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi legislator Partai Golkar …

Polres Sergai Tangkap Dua Pencuri Meteran Air, Dua Orang Masih Diburu

Nuel

04 Sep 2026

SERDANG BEDAGAI — Polres Serdang Bedagai melalui Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Satuan Reserse Kriminal berhasil mengungkap kasus pencurian puluhan unit meteran air milik Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai. Dua pelaku langsung diamankan, sementara dua rekan lainnya masih dalam pengejaran. Berdasarkan keterangan yang diterima, peristiwa pencurian terjadi di dua …

Kepala SMP PGRI 4 Medan Riang Sihite sambutan Dalam acara wisuda program S1 Institut Teknologi Bandung

Nuel

01 Sep 2026

Genpur 24.com | MEDAN – Kepala Sekolah SMP PGRI 4 Medan, Riang Sihite, mendapat kesempatan istimewa untuk memberikan sambutan dalam acara wisuda program S1 Institut Teknologi Bandung atau ITB.Langganan Berita Digital Riang Sihite hadir sebagai perwakilan orang tua mahasiswa dari jurusan Pertambangan dan Kelautan. Di hadapan para wisudawan, keluarga, pimpinan kampus dan sivitas akademika, ia …

Seorang Pria Diamankan Saat GSN di Gang Jati, Mengaku Dibayar Rp20 Ribu per Hari

Nuel

28 Agu 2026

MEDAN AREA || Terungkap, pria yang diamankan Polsek Medan Area saat GSN di Gang Jati, Jalan Denai, bernama Amri. Ia mengaku ditugaskan seseorang di lokasi tersebut untuk menerima uang dari para pengguna narkoba. Mirisnya, setiap hari ia diberi upah Rp20 ribu. Kepada Wartawan,Amri mengatakan bahwa ia baru saja melangsungkan pernikahan. Namun, apes, ia ditangkap petugas …

x
x